Rabu, 02 Oktober 2013

#WhateverShow, Just Do it !

Stand Up Comedy, a new genre of comedy grew up these 3years became one of entertainment choice to make laughs and a lil' bit "thinking". Iya, they said stand up comedy is a smart comedy. You're not only get laughter but also a thought then and "oh iya ya" on it. So you think you can laugh? :D

A few weeks back i attended stand up comedy show called #WhateverShow. This was my 2nd time watching a SUC performance, after openmic in my campus a year ago and had no idea about what openmic was. I just, engg, okay Fira told that there was Idham, a "former-friend" i knew 3years ago :D. Then by the time i knew, openmic is where comics (standup comedian) can practice and test their new materi (set-punch/bit) and people crowd laughter is a judge. So it will be a "kill" or "bomb" bit.
Just because this is a real show (with any promotion banner on it), i expect more than just a joke on #WhateverShow surely. But as a man of the show, Idham told me that this is a failed show. WHAT? Yaa, since people hold some success shows, it aimed to be different, he told. Oh okay, WHATEVER :|

Concept of the show? There's no. The themes? No no.
They just say what they wanna say, they said.

satu2nya foto yg didapat :D
#WhateverShow featured 5 local comic of @standupindo_sby, they are Ibnu, Idhambangsa, Idhamsyah, Mas Gigs, and Muslim. Each is having different persona (stage style) and material. "internee" MC, Arif, really did his job well, leading the show and warming up the stage.

Ibnu, as opener he stood only +/- 7minutes. Brought some materials about what he've been facing on daily routine as a literature student. From animal hospital to vikivette (?). He was known as absurd comic. Quick talks, so you should keep your ears on him or you'll get away from his material. Then,
Idhambangsa, brought us to more essential "this-is-what-we-paid-for" session. Open by taking relationship as material, he got much laughter by telling us his must-taken-by-car girlfie. He also talked about how difficult we find prostitution in Bali (Kuta exactly) *chuckled* since we'all know that Kuta's place for get-naked-if-you-want, and about his non-english-based friend who knows only 3words : yes, no, and where. He's exactly set up the bit really nice. Combined fact, then he delivered into kill punch. Semua bit ngekill, prosoku. Keren lah pokoknya. Ohya, he's very cute anyway. You know Nizam? Dia kakaknya :D
Idhamsyah, relayed very nice by continuing laughter from Idhambangsa. Taking relationship material to open his perform by telling us how insecure girlfie can act more "curious" than FBI agent, and how girl say "terserah" to every ask. He also talk about wtf happening to virginity test (firstly launched in SumSel) entering schools since we haven't been thinking with groin, yet :p . He smoothly delivered bit into bit. By observing and told the fact, then brought us into nice punch. Welldone, Dham *highfive*
Mas Gigs, father of comic, "nabi" to combud, and "mantan arek STM" :p . He delivered some materials about issues and wrapped into catchy rhyme, made that bit quickly catched up by ears. About how people still break through traffic light and ladies shouldn't chained up with them, boys who broke the TL :p. and the last man of the show,
Muslim, we knew him as maduranesse with red-white-stripes shirt. But you won't find it on that night, wearing formal suit convince us that we're all in his seminar, go diamond! canda ya :D . By using ppt, he delivered "porn materials". How people addicted to a porn, how much in number, how indonesians still left behind the other country since only 3GP appear in youtube, and some about religious thingies. So much materials, a lil bit difficult to clearly catched up the bit in story telling style, indeed. But overall, thanks for sharing about the difference of Japanesse and Indo porn, anyway :|

There's honesty in every worry. There's honesty in a bit.

However, since #WhateverShow labeled as failed show, it's a success (in mainstream definition, exactly) show anyway. The point is, just be brave to hold show/do something that you think its right, whatever people said. Dont be affraid its gonna be success then, all you have to do is, do your best.
Just do it.

Rabu, 31 Juli 2013

Equilibrium Baru Kependudukan Indonesia

135 juta jiwa penduduk Indonesia... (by Rhoma Irama)
masih percaya?
saya sih, masih percaya. tapi dulu, waktu Bang Rhoma Irama masih suka nyanyi pake celana cutbrai.
nah sekarang?

KONDISI KEPENDUDUKAN SAAT INI

Menurut Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana (BKKBN), jumlah penduduk Indonesia pada tahun 2010 (sensus penduduk) lalu sekitar 237,6 juta jiwa dan diperkirakan akan mengalami peningkatan hingga mencapai 250 juta jiwa pada tahun 2013 dengan pertumbuhan penduduk 1,49% per tahun. Dapat dilansir bahwa 1 bayi lahir per 10 detik, menunjukkan bahwa tingginya tingkat kelahiran di Indonesia.

Mengapa bisa demikian?

Ada beberapa faktor yang mendorong tingginya angka kelahiran tersebut, diantaranya adalah: faktor budaya, adanya anggapan bahwa banyak anak banyak rizki. Juga anggapan bahwa anak laki-laki lebih tinggi nilainya jika dibandingkan anak perempuan sehingga bagi keluarga yang belum memiliki anak laki-laki akan berusaha untuk mempunyai anak laki-laki. Demikian biasannya terjadi pada penduduk yang tinggal di pelosok daerah dan atau memiliki pendidikan rendah. Selain itu, sifat alami manusia yang ingin melanjutkan keturunan dan pernikahan dini juga termasuk faktor pronatalitas.

PROGRAM PEMERINTAH
Pemerintah Indonesia bukan tanpa usaha dalam menyikapi pesatnya pertumbuhan penduduk tersebut. Banyak program yang telah dirancang oleh pemerintah untuk mengendalikan masalah tersebut, salah satunya adalah program KB (Keluarga Berencana).

















Keluarga Berencana (KB) merupakan program yang digalakkan pemerintah untuk menekan laju pertumbuhan penduduk Indonesia, yang berda di bawah pengawasan Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN). Masyarakat diajak untuk mengikuti program KB agar jumlah keluarga bisa dikendalikan. program ini dimaksudkan untuk membatasi jumlah anak yang dimiliki dalam sebuah keluarga, hanya memiliki dua anak saja. Pemerintah juga mensosialisasikan macam-macam alat kontrasepsi dan diberikan keleluasaan untuk memilih alat kontrasepsi mana yang sesuai dengan pilihan mereka, tentunya dengan penjelasan dokter/bidan terlebih dahulu.
Beberapa macam alat kontrasepsi dalam program KB ini adalah pil KB, spiral, vasektomi/tubektomi (steril), suntik, IUD, dan kondom. Program yang kini mempunyai jargon "dua anak, lebih baik" ini mulai dikenalkan kepada generasi muda dengan tujuan peningkatan pengetahuan tentang reproduksi sejak dini.

MENGAPA PENDUDUK HARUS DIKENDALIKAN?
Proyeksi Penduduk Tahun 2025.

Berdasarkan gambar piramida penduduk Indonesia diatas, terlihat perbedaan yang sangat jelas antara piramida penduduk tahun 2000 dan proyeksi tahun 2025. Pada piramida penduduk Indonesia tahun 2000 terdapat skewness yang cukup curam, tapi tidak pada tahun 2025. Itu menunjukkan bahwa terjadi pertambahan penduduk yang signifikan pada tahun 2025.
Badan Pusat Statistik (BPS) meyatakan bahwa jumlah penduduk Indonesia pada tahun 2025 mendatang mencapai 273,2 juta jiwa. Bukan angka yang kecil mengingat lahan yang tidak akan bertambah, dan konsekuensi yang harus dihadapi adalah kepadatan penduduk yang semakin meningkat. Tentu saja apabila hal tersebut tidak segera mendapat follow up, akan terjadi banyak masalah yang akan mempengaruhi segala aspek dalam kehidupan.

MASALAH YANG TIMBUL APABILA PENDUDUK TAK TERKENDALI
Mobilitas Sosial Ekonomi
pengangguran.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat angka pengangguran di Indonesia hingga februari 2013 sebesar 7,17 juta orang. Meskipun angka tersebut turun tipis dibanding Agustus 2012 lalu (7,24 juta orang), jumlah tersebut terbilang masih cukup besar, yang apabila tidak dikendalikan akan berdampak negatif terhadap lingkungan sekitar.
Berdasarkan piramida penduduk diatas, terlihat bahwa porsi penduduk paling banyak terdapat pada tengah piramida yang menunjukkan daerah penduduk usia produktif. Banyaknya penduduk usia produktif yang tidak diimbangi dengan tersedianya lapangan kerja sesuai kebutuhan, menyebabkan tingginya angka pengangguran di Indonesia.

kemiskinan.
sumber: wapresri.go.id
sumber: tnp2k.go.id

Kemiskinan sudah pasti menjadi potret buram di Indonesia. Berdasarkan Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah penduduk miskin di Indonesia per September mencapai 29,13 juta orang. Pertumbuhan penduduk, kualitas SDM yang rendah, dan sempitnya kesempatan kerja merupakan akar masalah kemiskinan. Tingkat kelahiran yang tinggi sudah barang tentu akan meningkatkan tingkat pertumbuhan penduduk, yang kebanyakan berasal dari katehori penduduk miskin hingga ada idiom yang menyebutkan bahwa "tidak ada yang bertambah dari keluarga miskin kecuali anak". masalah migrasi juga memicu pertambahan penduduk secara regional. Pulau Jawa, contohnya. Pulau Jawa luasnya hanya 7% dari total luas wilayah nasional, namun penduduknya yang mendiaminya sekitar 60% dari total jumlah penduduk Indonesia. Kesenjangan antar pulau ini menyebabkan munculnya kemiskinan baik di pulau-pulau luar yang tidak berkembang maupun Pulau Jawa sebagai akibat ketidakmampuan mayoritas penduduk pendatang maupun lokal yang kalah bersaing mendapatkan penghidupan yang layak.

kemacetan.

Salah satu hal yang memicu kemacetan adalah jumlah penduduk, yang tentunya dengan segala mobilitasnya. Untuk mempermudah mobilitas, kebanyakan orang akan memilih memiliki kendaraan pribadi daripada menggunakan alat transportasi umum. Tak ayal jika pertambahan jumlah kendaraan bermotor pun ikut membludak seiring dengan bertambahnya jumlah penduduk, mengingat tidak ada batasan jumlah kendaraan pribadi. Meningkatnya jumlah kendaraan yang tidak sesuai dengan kapasitas jalan itulah yang menyebabkan terjadinya kemacetan.
Kota Jakarta misalnya, yang merupakan icon megapolitan yang terkanal dengan kondisi kemacetannya, ditaksir total kerugian materilnya mencapai Rp 12,8 triliun per tahun. Hal tersebut diungkapkan oleh Direktur Utama PT MRT Jakarta, Dono Boestami mengutip dari data Study on Integrated Transportation Master Plan II.

kelangkaan pangan.
Seiring dengan meningkatnya pertumbuhan penduduk sehingga menuntut dipenuhinya kebutuhan pokok rakyat, terutama pangan. Hal ini sesuai dengan dengan pendapat Thomas Robert Malthus dalam bukunya "An Essay on the Principle of Population", yang menyatakan bahwa pertumbuhan penduduk seperti deret ukur, sedangkan pertambahan pangan seperti deret hitung. Dengan kata lain, pertumbuhan penduduk cenderung melampaui pertumbuhan persediaan makanan, sehingga berisiko untuk terjadi kelangkaan pangan.
Mengapa? Dengan meningkatnya pertumbuhan penduduk yang tidak terkendali, tentu tingkat konsumsi terhadap bahan pangan meningkat, sedangkan lahan yang tadinya digunakan untuk bercocok tanam (produksi pangan), dijadikan kawasan pemukiman, industri, atau bahkan pusat perbelanjaan.

Kesehatan
tingginya Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB).


Masalah kesehatan yang menjadi tanggung jawab pemerintah masih banyak yang belum terselesaikan. Hasil SDKI (Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia) tahun 2012 lalu, menemukan bahwa sekitar lebih dari 80.000 bayi baru lahir meninggal dunia saat berusia kurang dari satu bulan. Hampir 43% kematian bayi di bawah usia satu tahun terjadi pada 8 hari pertama kelahiran.
Disamping masalah kematian bayi baru lahir, diperkirakan sekitar 10.000 ibu di Indonesia meninggal setiap tahun akibat komplikasi selama kehamilan, persalinan, dan melahirkan. Hal ini membuat Indonesia menjadi negara dengan kematian ibu terbesar di Asia Tenggara.
Hubungannya dengan kependudukan?
Kehamilan tanpa kesiapan merupakan salah satu faktor yang menyebabkan kematian ibu, bayi, dan anak meningkat. Kesiapan disini menyangkut dalam segala aspek baik usia, pengetahuan, dan materi. Kehamilan terlalu dini sangat berisiko baik terhadap kesehatan janin ataupun kesehatan ibu. Itu terjadi karena sistem reproduksi yang belum mature, akibatnya organ reproduksi yang belum siap, dipaksa untuk bekerja.

usulan grand design.
Mengingat banyaknya permasalahan yang timbul akibat pertumbuhan penduduk yang tinggi, harus ada population design program yang fit untuk mengendalikannya. Hal yang paling nyata dari pertumbuhan tersebut adalah kuantitas. Untuk mengendalikan kuantitas penduduk, 3 hal inti yang harus kita intervensi adalah fertilitas, mortalitas, dan mobilitas.
sumber: dokumentasi pribadi
Generasi Terencana
Jika kebanyakan alasan sulitnya program KB dilaksanakan karena masih terkendala budaya terdahulu, kini saatnya kita, generasi muda menciptakan equilibrium baru, terutama di bidang kependudukan.
sumber: bkkbn.go.id
Hal ini ternyata ditangkap sebagi peluang oleh pemerintah, sehingga terbentuklah program GenRe. Program GenRe yang kini mulai digalakkan oleh BKKBN sebetulnya bertujuan untuk menyiapkan kehidupan yang lebih baik bagi remaja. agar remaja bisa melalui 5 transisi kehidupannya dengan baik, yakni mendapat pendidikan yang berkualitas, mendapat pekerjaan yang kompetitif, remaja dapat membentuk keluarga yang baik, dan menjadi anggota masyarakat yang berperan besar dalam kehidupan bermasyarakat dan menerapkan pola hidup sehat bersama keluarga selama hidupnya.
Sudah saatnya kita, generasi penerus bangsa menciptakan generasi yang berkualitas dengan perencanaan yang matang. Jika equilibrium baru kependudukan di Indonesia yang mengedepankan kualitas tercapai, bukan tidak mungkin Indonesia akan menjadi negara maju dalam beberapa dekade kedepan.

referensi:
http://bkkbn.go.id
http://bps.go.id
http://datastatistik-indonesia.com

Senin, 01 April 2013

to the boy, whom i would spend my sunday with

oh i thank to you God for making sunday,
i will not hear those stereotype of any kind unlikely-important messenger,
and save it for weekdays.

hmm,
i know youre very-bery great hard worker in the office,
take every details of stuff being perfect on your hand,
youre enjoying so much you do, you love that
im doing little messy stuff on my desk,
youve complained to do not messy things at home,
and waiting your text about what did you have lunch,
always

so this is sunday,
i want you to be here,
in the garden where back of the house

i will take off my gadget,
and i ask you to take off your watch,

sitting next to you,
let the story just be,
youre doing some random guitar picks
and, im just singing another melody song of the song




im the girl who listen to you talk,
and, glad to spend time with you

Kamis, 24 Januari 2013

comma (,)

im not going to lie and tell you that everything's ok, if there's no guilt to my boyfie. silence, he choose to keep it for a while when he get mad on something. and he's about to talk then, when he feels better. im sorry, i love you i do.

ok. while waiting his text, i opened my twitter account and there it was, written in plain english on friend's tweet :
learn how to be happy to whom they are happy :)
i just try to think, make self judgement, my thought tells that's just, b l a h! i know i guess, mungkin dia mencoba untuk mengasosiasikan dengan "belajarlah memasak kepada orang yang pintar memasak" atau "belajarlah math kepada orang yang pinter math". but, thats a different story. abilitas adalah skill yang memang bisa dipelajari. tapi bahagia? yea, thats feeling. you need your brain to be able to, but you need your heart to feel, happy. kalian sudah capek bukan disuruh belajar basic of algebra, basic of algorithm, sobotta atlas of human anatomy, basic of marketing, information engineering methodology, HAH! dan masih disuruh belajar buat bahagia ke orang? ohmen!

happy, is just when the angle of your both mouthends can easily flexing, simetrically :) then your heart's like skip beating for a while. there's something in. all fears away, all in your mind is just the one/thing that make you happy.

dan, bahagia tidak bersifat herediter - bisa diturunkan, tetapi acquired. jadi, bahagia bener-bener sebuah pilihan, pilihan untuk merasa bahagia, atau tidak. harusnya sih bahagia ya, mengingat semakin banyaknya komika yang ngadain show/tour/openmic dan forcaster says klo 2013 itu tahunnya stand up commedy. hha.

"jadi, kenapa lo gak bahagia?" ujar morgan sm*ash
(abaikan)

terkadang, yang membuat kita tidak bahagia adalah sifat pembanding. ketika kita merasa suatu keadaan tidaklah sama dengan keadaan sebelumnya yang membuat kita bahagia, galau. huft. gampangnya gini deh, pernah gak denger istilah : pacaran itu senengnya cuma 1-2 bulan pertama doang, selanjutnya mah udah masuk status calon jomblo :| trus bilang, kenapa gak sebahagia dulu, kayak pertama jadian. hlah! nahkan, mulai galau di saat prahara sughro menghadang. tanpa disadari bahwa itu adalah sebuah mekanisme yang sangat wajar dalam hidup, semua move on, seperti bumi berotasi pada poros, dan berevolusi mengelilingi matahari, dinamis. memang harusnya seperti itu. bayangin klo kalian berharap sama dengan yang dulu, SAMA, statis. huft.

harusnya kita bersyukur dengan kedinamisan hidup yang menuntut kita untuk merasakan kebahagian dulu, kebhagian sekarang, dan kebahagiaan yang akan datang. kebahagian yang berbeda-beda. bukan melulu stuck dengan kebahagiaan yang dulu dan menjadikannya benchmark. big no! nikmati proses hidup, get along with others, keep awesome, do whats makes you happy, be gratefull with all what you have,  aaand tara! bahagia akan kau rasa tanpa belajar dari orang. tsaah. hha

when everything never been in same, just keep going.
i'd rather be a comma than a fullstop - coldplay.
westa rek, yakino, lek cinta fitri iku mek sinetron, makane mbulet :)

yea, a tought is a thought. youre free to disagree

symetric, isn't it?